Selamat Datang di website saya. Semoga website ini terus menjadi sumber inspirasi dan dapat membantu Anda semua untuk menjalankan bisnis dengan lebih baik lagi.

 

Di akhir tahun ini, saya membuka kelas khusus ’Pembuatan Website dengan Blogspot’

Hari Kamis, 18 Desember 2014

Jam 17.00 -  20.00 WIB

di Fame Hotel Gading Serpong.

Hanya dengan investasi Rp. 500.000,- Anda sudah bisa membuat website pribadi.

Di kelas ini Anda akan belajar bagaimana teknis upload foto dan berita agar mudah dicari dengan mesin pencari Google.

Pelajari tekniknya dan tingkatkan brand awareness produk Anda.

Info: 08123209100 atau 0818969100.

—————————————————-

Untuk melengkapi kompetensi para pebisnis, pada tanggal 4, 10, 11 dan 18 Desember 2014 yang akan datang saya akan mengadakan WORKHOP MARKETING selama 12 jam. dengan tema “Marketing & Branding di Era Modern Menyambut AEC 2015″ 

Materi:
Sesi 1: Marketing Strategy
(Memahami 4P, CC, Pull & Push, Pembuatan Flyer & Pers Release)
Sesi 2: Branding Strategy
(Menciptakan Brand Awaress, Brand Image, Brand Association, Brand Advocator)
Sesi 3: Internet Marketing
(Mengenal SEO, Social Media, Blog)
Sesi 4: Pembuatan Blog
(Praktek langsung membuat blog, penggunaan SocMed)

Setiap sesi @ 3jam (17.00 – 20.00 WIB)

Investasi: Rp. 2.000.000,- (termasuk modul, sertifikat, 4x snack & cofee).

Lokasi: Fame Hotel Gading Serpong Tangerang.

——————————————————————————————————————————-

Pada Bulan September dan Oktober 2014 yang lalu saya diberi kesempatan oleh The Nielson, perusahaan riset berskala internasional untuk mengisi acara Nielsen Retail Summit 2014. Ini merupakan acara tahunan rutin yang diadakan di Indonesia. Tahun 2014 ini, Nielsen Retail Summit diadakan di 6 kota besar, yaitu Bandung, Semarang, Palembang, Medan, Yogyakarta, dan Surabaya.

Dalam acara tersebut saya membawakan topik SERVICE EXCELLENCE IN RETAIL BUSINESS. Saya memaparkan semua hal yang berhubungan dengan pelayanan prima yang harus diberikan oleh retailer agar bisnisnya bisa bertahan dan bertumbuh di era kompetisi yang demikian padat.Lebih kurang 450 retailer dari berbagai daerah secara antusias menghadiri acara Nielsen Retail Summit 2014.yang tahun ini mengangkat tema RETAILER PITSTOP.

Acara Neilson Retail Summit 2014 Indonesia

Konsultan Bisnis, Konsultan Marketing, Konsultan Franchise, Konsultan Service Quality

Acara Nielsen Retail Summit 2014 Indonesia

Para netizen, banyak hal yang dapat Anda temui dalam website ini, antara lain artikel-artikel yang berhubungan dengan dunia bisnis, service, marketing, berita terbaru, link ke beberapa website dan video serta tips seputar bisnis yang tentu sangat Anda butuhkan.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua Pemilik Perusahaan yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai Konsultan Bisnis dan juga kepada semua Redaksi Majalah Bisnis serta online yang telah menjadi mitra saya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Saya percaya bahwa dengan ‘kerjasama’ dan ‘kolaborasi’ yang baik, maka kita semua akan semakin sukses dan membuat Indonesia lebih baik lagi.

Salam Sukses.



 

 

1Day Workshop Service Excellence in Your Business

 

1Day Workshop Service Excellence in Your Business

Profil

Tentang saya


Profil Djoko Kurniawan

Artikel

Blog


Kumpulan Artikel

Publikasi

Media


Publikasi di Media Cetak

Tanya Jawab Seputar Service
Apa yang dimaksud dgn Magic Word?
Dalam dunia service, Magic Word adalah kata-kata bersahabat yang harus senantiasa digunakan dalam melayani customer agar mereka merasa dihargai dan akhirnya memiliki persepsi yang positif terhadap perusahaan Anda. Contoh kalimat Magic Word: “Kami pasti akan membantu Bapak/ Ibu”, “Senang bisa membantu Bapak/ Ibu”, dll.
Apakah arti Killer Word?
Killer Word adalah kebalikan dari Magic Word. Jika Magic Word mampu membuat customer senang, sebaliknya Killer Word akan membuat customer marah dan memiliki persepsi negatif. Contoh kalimat: “… itu bukan urusan saya…”, “…pasti Bapak/ Ibu yang salah!”, dll.
Tahukan Anda?
Peningkatan 10% kepuasan customer akan MENINGKATKAN EFEKTIVITAS IKLAN sebesar 30%.

Usai mengakuisisi seluruh kepemilikan saham Carrefour di Indonesia, konglomerat Chairul Tanjung (CT) siap mengusung Carrefour ke bisnis minimarket. Sebelumnya, bisnis minimarket ini terbilang tabu bagi Carrefour Indonesia, lantaran mayoritas sahamnya masih dikuasai pemodal asing.
Namun, seusai meneken sales and purchase agreement (SPA) dengan Carrefour SA pada Senin (19/11) lalu, CT resmi menguasai 100% saham Carrefour Indonesia lewat anak perusahaan CT Corp, yakni PT Trans Retail Indonesia.
Dengan begitu, kepemilikan gerai yang dulu terdaftar sebagai milik pemodal asing, kini beralih menjadi milik pemodal dalam negeri. Dengan begitu, Carrefour Indonesia tak lagi terlarang berbisnis minimarket pada luasan 400 meter persegi (m2).
Perlu diketahui, CT sudah lama berminat membuka minimarket dengan mengusung merek Carrefour. Namun, usahanya itu terganjal aturan Daftar Negatif Investasi (DNI) yang melarang ritel asing di segmen minimarket. Maklum, saat itu, CT baru menguasai 40% saham Carrefour Indonesia, sisanya masih dikuasai Carrefour SA, asal Prancis.
Dalam pengambilalihan Carrefour Indonesia dari Carrefour SA, CT berhak memakai merek Carrefour hingga lima tahun ke depan. Selama masa transisi itu, CT Corp akan menggunakan nama Trans Carrefour untuk gerai Carrefour yang ada di Indonesia.
Nama Trans Carrefour ini direncanakan juga akan digunakan untuk gerai minimarket mereka. Hal ini disampaikan oleh Ishadi SK, komisaris CT Corp. Namun, Ishadi tak mau terburu-buru membuka gerai minimarket tersebut.
Ia bilang, perusahaan butuh waktu agar rencana pendirian minimarket bisa dilakukan. “Tahun ketiga nanti kami akan membukanya (minimarket),” kata Ishadi kepada KONTAN, Selasa (20/11).
Menurut Ishadi, pembukaan gerai minimarket mesti disesuaikan dengan aturan yang berlaku, yakni murni pemodal dalam negeri. Sementara ini, kata Ishadi, akuisisi 60% saham Carrefour oleh CT Corp didanai oleh sindikasi bank international sebesar US$ 750 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun.
“Kami selesaikan dulu pembiayaan dengan perbankan, karena status pembayaran (akuisisi) oleh perbankan itu,” tegas Ishadi. Nah, CT Corp menargetkan, pembayaran kepada perbankan itu bisa lunas dalam tiga tahun. “Setelah itu kami langsung bikin minimarket,” tambah Ishadi.
Namun, pendapat berbeda disampaikan Tutum Rahanta, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Wakil Ketum Aprindo). Ia bilang, setelah ada pengalihan nama kepemilikan Carrefour Indonesia dari Carrefour SA, asal Prancis kepada CT Corp, maka kepemilikan Carrefour Indonesia otomatis menjadi milik pemodal dalam negeri.
Itu artinya, Carrefour Indonesia bisa ikut langsung berbisnis minimarket, seperti layaknya Alfamart dan Indomaret. “Dia (Carrefour Indonesia) tak masalah membuka minimarket. Walaupun akuisisinya menggunakan pembiayaan dari sindikasi 10 bank asing,” jelas Tutum kepada KONTAN.
Minimarket dengan konsep baru
Kehadiran CT Corp di bisnis minimarket bakal meramaikan bisnis ritel ini. Dengan hadirnya Carrefour di minimarket, maka Alfamart milik PT Alfa Retailindo,Tbk dan Indomaret milik PT Indomarco Prismatama akan mendapatkan pesaing baru.
Djoko Kurniawan, pengamat Marketing & Service Quality menilai, jika CT mengusung nama ‘Carrefour’, maka bisnis minimarket tersebut sanggup berkompetisi dengan kompetitor. “Sebab masyarakat Indonesia sudah memiliki trust dengan merek Carrefour,” tegas Djoko.
Bahkan, kata Djoko, minimarket milik CT Corp itu berpeluang tumbuh lebih cepat dari kompetitor jika mampu membuat gerai minimarket terpadu dengan CT Corp yang lain. “Minimarket CT Corp itu bisa lebih unggul jika dipadukan dengan bisnis CT Crop yang lain, seperti es krim dari Baskin Robbins dan Coffee Bean,” terangnya.
Dengan menyediakan menu makanan dan minuman siap saji juga, gerai minimarket CT Group tersebut berpeluang bersaing dengan 7-Eleven dan Lawson. “Tinggal gerainya itu diberi layanan tempat duduk, meja, seperti 7Eleven dan Lawson,” jelas Djoko.
Sebelumnya, Chairul Tanjung menegaskan, gerai Carrefour Indonesia yang akan berubah nama menjadi Trans Carrefour itu akan disulap menjadi ritel yang multi format yang hadir dalam konsep hipermarket, supermarket, juga dalam konsep minimarket.
Menanggapi rencana CT Corp membuka minimarket tersebut, Gunaryo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan berharap agar dilakukan sesuai dengan aturan. “Silakan buka minimarket, tidak ada larangan. Yang penting ikut ketentuan yang ada,” tegas Gunaryo kepada KONTAN.
Carrefour SA jual gerai biar bisa bertahan
Belakangan ini, pemilik merek Carrefour, yakni Carrefour SA asal Prancis gencar menjual gerai di beberapa negara berkembang, termasuk di Indonesia. Sebelum menjual gerai di Indonesia, peritel raksasa asal Prancis ini juga menjual gerainya yang ada di Kolombia dan Malaysia.
Untuk Carrefour di Kolombia, Carrefour SA menjualnya dengan nilai US$ 2,6 miliar kepada Carrefour akan menjual asetnya ke Cencosud, peritel asal Chili. Sementara itu, Carrefour di Malaysia dijual senilai US$ 324 juta kepada peritel Aeon asal Jepang.
Seperti yang diberitakan Bloomberg, lilitan utang mengancam keberlangsungan bisnis Carrefour SA. Hingga akhirnya, kompetitor dari peritel raksasa Wall-Mart ini menjual gerai mereka di negara yang tercatat sebagai pasar potensialnya.
Selain menjual gerai, Carrefour SA masih berusaha melepaskan diri dari jeratan utang dengan cara melakukan efisiensi perusahaan. Salah satu caranya adalah dengan menutup dua gerai milik mereka yang ada di Singapura.
Selain itu, Carrefour SA juga menutup gerainya yang ada di Yunani, akibat sepinya penjualan mereka di negeri para Dewa tersebut. “Ini tanggapan terhadap kondisi ekonomi Yunani,” terang manajemen Carrefour SA seperti yang diberitakan oleh BBC.

Baru-baru ini PT Sterling Tulus Cemerlang (STEM) meluncurkan produk baru sebagai wujud kepeduliannya

untuk UKM di Indonesia. Aplikasi gratis berbasis Android ini diberi nama iREAP lite POS (Point of Sale) 

dapat di download di Google Play atau download langsung di   http://www.sterling-team.com/ireaplite.html

Aplikasi ini sepenuhnya GRATIS yang tujuannya untuk membantu Toko Kecil untuk menjalankan dan 

mengelola operasional Toko secara independen. PT STEM berharap para pengusaha UKM yang berbisnis 

ritel dapat bertumbuh secara lebih baik. iREAP Lite POS memiliki fungsi mulai dari transaksi Penjualan,

transaksi Stok/ Inventori, dan tentu saja Pelaporan untuk setiap toko. Selamat mencoba.