7 HAL WAJIB DALAM MEMBUAT PROPOSAL USAHA
oleh: Djoko Kurniawan (Business Consultant, Franchise Expert, SME Activator)

www.djokokurniawan.com
www.konsultan-franchise.com
www.konsultan-waralaba.com

Bisnis kuliner makanan dan minuman masih menarik dan akan tetap menarik di Indonesia karena penduduk yang sangat besar jumlahnya. Jadi tidak heran jika banyak orang ingin terjun dalam bisnis kuliner. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua orang sudah paham tentang bisnis kuliner dari A-Z.

Banyak usaha mati sebelum berkembang karena salah kelola dan sebagian lagi hidup namun tidak bisa melakukan multiplikasi karena tidak tahu caranya. Membuat sistem franchise makanan atau waralaba minuman sebenarnya tidak sulit asal tahu caranya. Jadi jangan heran jika saat ini banyak peluang usaha/ business opportunity atau bisnis franchise dengan harga bervariasi mulai dari 4 Milyard, ratusan juta, puluhan juta hingga di bawah 5 juta. Data pelaku usaha UMKM Indonesia menurut BPS (Badan Pusat Statistik) tercatat sekitar 64 juta. Namun tidak banyak yang bisa bertumbuh dan berkembang dengan cepat karena tidak kompeten dan tidak paham tentang pengembangan usaha.

Saat ini saya telah menangani banyak usaha franchise makanan dan minuman yang telah berhasil di pasar. Banyak diantaranya yang telah menjadi usaha franchise terlaris di Indonesia, ada franchise minuman kopi, franchise makanan gaul, dan produk franchise yang dikenal masyarakat luas. Dari pengalaman saya menjadi konsultan bisnis, hal penting yang harus dilakukan adalah standarisasi usaha dan proposal usaha yang menarik (dibuat dengan jujur). Jenis usaha apapun bisa berkembang, jangan pernah meremehkan usaha apapun.

Jika problem standarisasi sudah Anda lewati, berarti bisnis Anda sudah siap untuk berkembang, saatnya untuk multiplikasi outlet. Multiplikasi outlet bisa dilakukan dengan dana sendiri (jika Anda punya cukup uang) dan melalui cara kemitraan dengan investor. Banyak sistem yang bisa dipakai, salah satunya franchise atau sistem waralaba.

Pengalaman saya puluhan tahun menangani konsultasi bisnis, salah satu hal penting yang harus diketahui oleh pemilik usaha adalah cara membuat proposal usaha. Tujuannya agar bisa ditawarkan kepada calon mitra atau investor – supaya usaha Anda mudah dipahami dan menjadi menarik.

Sebenarnya, membuat proposal usaha kuliner makanan, minuman, atau usaha jenis lain tidak sulit. Anda hanya perlu mengetahui point-point proposal yang harus Anda buat. Jadi ini saatnya Anda mempromosikan usaha Anda melalui proposal usaha kuliner yang benar dan pas untuk para investor atau calon mitra. Berikut ini cara mudah membuat proposal usaha kuliner makanan donat.

Hal utama yang harus ada dalam proposal usaha adalah:
1. Nama Usaha
2. Sejarah Berdirinya Usaha
3. Visi Misi Nilai-Nilai Usaha
4. Bisnis Model
5. Analisa SWOT
6. Penjelasan Detail Tentang Produk
7. Analisa Bisnis.

Berikut ini adalah CONTOH PROPOSAL USAHA KULINER MAKANAN/ MINUMAN. Anda bisa langsung mencontoh dengan mudah agar usaha bisa Anda tawarkan kepada calon mitra atau investor. Donat adalah makanan yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Banyak usaha donat berkembang dengan sangat cepat.

1. Nama Usaha :
DONAT ‘IKIENAK’

2. Sejarah Usaha :
Usaha ini dimulai pada tahun 2015, dimulai dari garasi di sebuah perumahan di Tangerang. Saat ini DONAT ‘IKIENAK’ sudah memiliki 5 outlet di Jabotabek. Semua outlet ramai dikunjungi konsumen. Usaha donat ini sudah memiliki standard produksi yang baik dan benar. Semua bahan baku sudah dalam bentuk premix sehingga memudahkan proses pembuatan dengan kualitas yang selalu standard.

3. Visi | Misi | Nilai-Nilai Usaha :
Visi:
Menjadi Donat Kelas Menengah Bawah Paling Populer di Jabodetabek
Misi:
– Menjual Donat Dengan Kualitas Yang Sama dan Higienis
– Memberikan Pelayanan Yang Baik
– Mensejahterakan Semua Karyawan
Nilai-Nilai Usaha:
– Jujur
– Sopan
– Kerja Keras
– Tanggung Jawab

4. Bisnis Model
Disini ada 9 kompenon penting dalam menjalankan usaha, yaitu Customer Segment, Value Proposition, Channel, Customer Relationship, Revenue Stream, Key Resources, Key Activities, Key Partner, Cost Structure)

– Customer Segment/ Target Market : Pria/ Wanita, Usia 6-50 tahun, Kelas Menengah Bawah, Tinggal di Jabodetabek, Suka Makanan Manis.
– Value Proposition/ Kelebihan : Bahan Baku Pilihan Food Grade, Tanpa Bahan Pengawet, Gula Asli, Cara Produksi Yang Baik dan Benar.
– Channel/ Cara Marketing : Sosial Media (Instagram dan Facebook, WA Group, Banner dan Spanduk)
– Customer Relationship/ Cara Membina Hubungan Baik Dengan Konsumen: memberikan point setiap kali membeli produk, memberikan harga khusus bagi member, memberikan 2 donat gratis saat ulang tahun)
– Revenue Stream/ Sumber Pendapatan : Jual Donat Aneka Rasa, Jual MInuman Botol
– Key Resources/ Sumber Daya : Tim Produksi Yang Handal, Tim Pelayanan Yang Ramah, Alat Produksi Modern, Toko Yang Nyaman, Kurikulum Training Karyawan Yang Terintegrasi.
– Key Activities/ Kegiatan Utama Dalam Usaha : Produksi Donat dan Menjual Donat.
– Key Partner/ Pihak Luar Yang Terlibat : Peruahaan Tepung BOgasari dan lainnya, Bank (Mesin EDC), Food Delivery (GoFoof, GrabFood), Perusahaan Software Kasir (iREAP POS www.ireappos.com)
– Cost Structure/ Biaya Usaha : Bahan Baku Donat, Gaji Karyawan, Perawatan Outlet

5. Analisa SWOT
– Strength (Kekuatan) : Harga Terejangkau, Kualitas Produk Bagus, Pelayanan Ramah
– Weakness (Kelemahan) : Cabang Masih Sedikit
– Opportunity (Peluang) : Penduduk Jabodetabek sangat padat dan suka makan donat
– Threat (Ancaman) : Banyak Kompetitor Sejenis

6. Penjelasan Produk:
Donat Rasa Empuk
Kualitas Bahan Terpercaya
Proses Produksi Yang Higienis
Donat Harga Pas Rp. 4.500,-
Varian Rasa: Coklat, Strawberry, Green Tea, Alpukat, Vanilla, Red Velvet, Original, Matcha, Keju, Oreo, Tiramisu.
Kemasan: untuk pembelian 6 dan 12.
Untuk pembelian donat satuan hanya menggunakan plastik.

7. Analisa Bisnis:
Penjualan Per-Hari = 100 pcs
Profit Per-Pcs = Rp. 2.000,-
Profit Per-Hari = 100 x 2.000 = 200.000
Profit Per-Bulan (30 hari buka) = 30 x 200.000 = 6.000.000
Profit Per-Tahun (12 bulan) = 12 x 6.000.000 = 72.000.000
(perhitungan ini dengan asumsi profit sudah dikurangi biaya operasional, pembahasan tentang biaya operasional akan saya bahas pada artikel selanjutnya)

Modal Awal Untuk Buka Usaha Donat (di luar biaya sewa):
Rp. 72.000.000,- (etalase kaca, interior sederhana, peralatan goreng, dll)

Maka Break Even Point/ BEP (balik modal) usaha adalah 12 bulan.

Dengan pencatatan pendapatan yang lengkap menggunakan software kasir yang tepat maka Anda akan mengetahui Laporan Rugi Laba yang benar dan bisa ditunjukkan kepada calon mitra atau investor.

Saat ini demikian banyak software kasir untuk usaha franchise kuliner, pilihkan dengan bijaksana. Pilih yang harga terjangkau namun handal dan sama kualitasnya dengan software mahal (yang sekarang banyak beredar dengan harga mahal karena banyak bayar iklan).

Apakah penjelasan di atas cukup jelas? Ayo coba membuatnya sekarang juga.

Saran saya, jadilah pemilik usaha yang punya mimpi untuk menjadi besar dan selalu punya keinginan belajar agar makin kompeten menangani usaha Anda. Jika Anda merasa perlu mengembangkan usaha, Anda bisa menggunakan jasa konsultan yang terbukti berpengalaman menangani banyak bisnis. Apabila Anda membutuhkan teman seperjuangan dan mendapatkan edukasi bisnis serta permodalan, Anda bisa bergabung di Asosiasi UMKM terpercaya sepert Aku Mandiri http://www.akumandiri.org/

Tidak ada mimpi yang tidak terwujud jika Anda bekerja keras dan berserah kepada Sang Pencipta. Anda pasti bisa. Kesempatan selalu ada untuk mengembangkan usaha karena Indonesia memiliki 34 provinsi dengan 514 kabupaten dan kota (data resmi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia).

Semoga 7 Hal Wajib Dalam Membuat Proposal Usaha bisa bermanfaat untuk Anda semua. Jika masih bingung, Anda bisa bertanya ke konsultanwaralabafranchise@gmail.com