Semua orang di Indonesia pasti kenal dengan Jokowi. Mantan walikota Solo Jawa Tengah ini sekarang telah menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta. Pemimpin yang satu ini memang fenomenal karena dikenal sangat dekat dekat masyarakat. Jokowi memang sudah sangat terkenal ketika memimpin Kota Solo dengan gayanya yang merakyat dan rendah hati.

Gaya kepemimpinannya yang tidak arogan membuat Jokowi mendapatkan banyak simpati dari berbagai kalangan. Bisa dikatakan Jokowi memimpin dengan hatinya. Ini membuat semua program kerja yang dilakukan mudah diterima dan mendapatkan dukungan dari sebagian besar masyarakat.

Mungkin Anda masih ingat ketika Jokowi menghimbau seluruh jajaran dibawahnya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disini terlihat jelas bahwa memang Jokowi sangat memahami konsep service excellence. Jokowi benar-benar menganggap masyarakat sebagai ‘customer’ yang memang harus dilayani dengan baik. Jokowi memberi contoh – masyarakat yang akan membuat KTP jangan dibiarkan menunggu terlalu lama karena petugasnya sedang tidak ada di kantor.

Anda semua tentu tahu kalau selama ini staf pemerintahan ‘kebanyakan’ menganggap dirinya penting sehingga hampir tidak pernah melakukan apa yang disebut dengan ‘melayani masyarakat’. Mereka lebih banyak yang tidak peduli. Tentu saja ketika Jokowi mengatakan bahwa semua jajaran dibawahnya harus mau melayani masyarakat – membuat Anda dan saya kaget dan bertanya-tanya. Apa bisa ya?

Jokowi pasti juga tahu bahwa memang sulit untuk merubah pola pikir / tindakan stafnya yang tidak terbiasa melayani harus bisa mulai memberikan pelayanan yang baik. Harapan kita semua tentunya semoga dengan contoh yang diberikan Jokowi secara langsung, perlahan-lahan mindset semua staf pemerintahan dapat berubah ke arah yang lebih baik.

Dalam tulisan kali ini saya ingin menunjukkan beberapa ‘nilai baik’ yang bisa Anda ambil dari Jokowi dalam hal pelayanan. Pertama ‘harus mau turun ke bawah dan melihat langsung’. Kedua ‘harus rendah hati dan mau mendengar’. Ketiga ‘jujur dan tulus’ dan yang keempat ‘berkomunikasi dengan baik dan jelas’.

Lalu bagaimana aplikasinya dalam perusahaan Anda? Pertama: secara berkala, Anda sebagai pemimpin perusahaan harus turun langsung dan terlibat dalam proses pelayanan kepada customer. Dengan demikian Anda tahu keadaan di lapangan sehingga dapat melakukan perbaikan yang diperlukan agar pelayanan Anda semakin baik. Kedua: Anda sebagai pemimpin harus mau mendengarkan saran dan masukan dari anak buah dengan kerendahan hati – agar mereka juga mau untuk mendengar customer. Ini telah terbukti menjadi cara yang terbaik untuk memberikan contoh kepada anak buah. Ketiga: harus selalu jujur kepada customer jika memang Anda salah dan mau untuk minta maaf secara tulus. Ingat! customer akan sangat mudah melupakan kesalahan, jika Anda sudah minta maaf dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Keempat: Anda harus selalu berkomunikasi dengan baik dan jelas kepada customer. Misalnya: mengkomunikasikan tentang perubahan kemasan produk agar customer tidak bingung; mengkomunikasikan tentang rencana kenaikan harga dan memberikan kesempatan kepada customer untuk membeli sebelum harga naik; mengkomunikasikan tentang prosedur pembelian yang baru, dan lain-lain. Intinya, customer harus mengetahui secara jelas semua kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan mereka.

Sebagai penutup, semoga contoh baik yang telah diberikan Jokowi dalam hal pelayanan dapat menginspirasi Anda untuk berbuat lebih baik lagi kepada semua customer. Semoga bisnis Anda semua makin maju dan berkembang karena customer merasa puas dan senang dengan pelayanan yang Anda berikan. Untuk Pak Jokowi – selamat bekerja untuk memuaskan semua masyarakat Jakarta dan Indonesi. Kami yakin Bapak pasti BISA.