Ditulis oleh,
Djoko Kurniawan |
Senior Business Consultant | Marketing & Franchise Expert
DK Consulting Group
Pandemi Virus Corona Covid-19 membuat banyak pebisnis resah dan panik. Diluar dugaan virus ini menyebabkan ekonomi terguncang, banyak pebisnis pendapatannya turun drastis karena pembatasan ruang gerak bagi semua orang. Corona telah membuat pertumbuhan ekonomi turun secara tiba-tiba.
Namun di tengah Corona, tetap saja ada pebisnis yang bisa bertahan bahkan mendapatkan peluang usaha baru. Ini memang selalu demikian, ketika ada kelompok yang sedang krisis, ada kelompok lain yang justru mendapatkan keuntungan. Lihat saja pebisnis yang membuat masker dan alat pelindung diri (APD), semuanya kelebihan order dan mendapatkan profit yang luar biasa. Bahkan pebisnis yang biasanya membuat pakaian jadi, sekarang juga berpindah ke bisnis pembuatan masker dan APD. Pebisnis yang kreatif mulai membuat produk baru yang menarik yang tujuannya tetap sebagai pelindung seperti halnya masker.
Selain bisnis pembuatan perlengkapan untuk pelindung diri tadi, pebisnis yang kreatif langsung putar arah untuk memenuhi kebutuhan customer yang mulai banyak tinggal di rumah (#dirumahsaja). Satu satu klien saya, karena restonya harus tutup karena aturan pemerintah, ia mulai berpikir kreatif dan menjual makanan beku (frozen food), ayam berbumbu siap goreng, empal, dan tempe bumbu siap olah serta sambal. Menurut saya, ini adalah salah satu pebisnis yang jeli melihat keadaan dan ia berhasil mempertahankan pendapatannya.
Cerita lain adalah salah satu teman pebisnis yang harus dengan cepat belajar cara bisnis online dan menyediakan layanan antar cepat. Cara ini ternyata juga mampu meningkatkan angka penjualan di tengah krisis yang sedang berlangsung. Orang tetap perlu makanan dan ketika mereka malas keluar (#malasbergerak alias #mager) maka layanan antar tepat waktu pasti akan mendapatkan pesanan yang banyak.
Saya sendiri sebagai seorang konsultan bisnis juga masih melakukan konsultasi online dan membuka webinar seminar dengan Zoom Cloud Meeting. Saya tetap bisa memiliki penghasilan pada saat di rumah. Ini yang disebut sebagai ‘cara kreatif saat krisis’. Pebisnis harus bisa beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Jadi menurut saya selalu ada cara yang bisa dilakukan agar bisnis tetap berjalan pada kondisi yang kurang baik ketika mereka mau berubah.
Lalu, bagaimana setelah krisis Corona nanti selesai? Jawabnya pebisnis harus tetap kreatif untuk melakukan terobosan agar produk dan jasanya bisa berkompetisi di market yang semakin ketat. Pebisnis harus selalu berpikir keras agar bisa menghasilkan produk dan jasa yang benar-benar dibutuhkan dan disukai oleh target market. Jika pebisnis bingung dengan kebutuhan pasar, maka pebisnis bisa membuat Focus Group Discussion (FGD) agar bisa mendapatkan masukan yang tepat dari target market.
Analisa saya, satu hal yang akan terjadi setelah krisis Corona berakhir, masyarakat akan lebih peduli hidup sehat, tidak lupa melakukan cuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer, dan mengkonsumsi makanan/ minuman sehat serta lebih rajin mengkonsumsi vitamin dan berolah raga. Pebisnis yang jeli tentu akan bisa melihat peluang ini. Mereka bisa menciptakan produk dan jasa kreatif yang berhubungan dengan kesehatan orang dewasa maupun anak-anak. Contohnya antara lain membuat bisnis juice sehat rasa khas yang disukai anak-anak dan menciptakan vitamin dengan bentuk lucu yang membuat anak-anak suka mengkonsumsinya.


Leave a Reply